KEPUTUSAN TEPAT    

    Pada awal 14 maret 2020 semua sekolah yg ada diindonesia terpaksa diliburkan.Bukan libur sih ,tapi para seluruh siswa harus mengikuti pemebelajaran dari rumah masing masing.Sebut saja nama aktivitasnya learnig from home karena covid 19.Oh iya sebenarnya covid 19 sudah terjadi pada akhir tahun2019 namun indonesia melakukan lockdown pada maret.Sebelum tanggal 14 kami anak sekolah islam athirah bone masih diasrama sedangkan saya 2 minggu sebelum itu dirumah karena saya saat itu sedang sakit pas saya mau pulang lagi keasrama eh ust .supriady walas saya pada saat itu menelpon"nanda jadi begini kita dan kawan kawanta itu akan belajar omline saja karena masalh covid 19 ini dan juga himbauan dari pemerintah".

    



Tapi bukan disitu suka duka yg kualami singkat cerita,setelah ust supriady mengatakan bahwa saya seluruh siswa athirah akan kembali kerumah masing masing dan menjalani proses belajar online.Awal awal saya rasakan belajar online saya sangat senang karena dapat menghabiskan lebih lama waktu bersama keluarga  mungkin bukan hanya saya yang senag sekali pasti teman teman saya yang lain juga senang karena lebih lama dengan kelurga.Kenapa tidak karena sekolah islam athirah bone adalah sekolah berasrama dan kami ketika masih belajar seperti biasanya libur kami 3 hari selama 1 bulan.Jadi tedak heran kenapa orang seperti saya ini sangat senang.

    Tapi kesenangan itu tidak bertahan lama karena setelah melewati sekitar kurang lebih dari 5 bulan banyak kendala yang saya hadapi yang paling no 1 adalah hp(perangkat).Dirumah saya ada 3 saudara dan semua saudar saya juga sekolah /belajar online.Tapi karena saya bukan orang kaya jadi kami memakai 1 hp dirumah saya.Itupun hp yang saya pakai bukan hp yang sanngup untuk menyimpan file untuk pemebelajaran.Bukan hanya itu kuota yang diperlukan pun banyak karena saya memakainya bertiga bayangkan 1 hp 3 orang.

    Akhirnya saya mengajukan diri saya untuk masuk keasrama karena perangkat yang tidak memadai.Namun keputusan saya masuk keasrama tidak membuat saya menyesal.Karena diasrama saya bisa memakai computer untuk belajar dan hp bisa dipakai oleh saudara saya pengeluaran untuk memebeli kuota pun tak perlu banyak.Jadi saya tidak sedih walau saya keasrama karena saya tau bahwa disitulah tempat belajar yang baik.

Komentar